Wirausahawan

10 Jan

Wirausahawan.

Wirausahawan

                        Bagaimana ya trik jitu menjadi wirausahawan yang sukses?. Dari pengamatan yang saya amati, mulai dari perbincangan sehari-hari sampai berita yang dikabarkan lewat media, ada berbagai berita yang mengabarkan tentang kesuksesan seseorang dalam berwirausaha, dengan ini dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap orang sebenarnya mempunyai kemampuan untuk berwirausaha. Hanya saja diperlukan adanya kemauan dan kerja keras serta dilatih lagi dalam kaitannya dengan prinsip kehati-hatian tentang penggunaan modal yang ada (bagi yang sudah punya modal ), serta kinerja yang harus diperhatikan supaya menghasilkan keuntungan yang berasal dari pemanfaatan dana yang efektif dan efisien, dan untuk meminimalisir resiko kerugian yang akan dihadapi. Menjadi orang yang sukses dalam berwirausaha tidaklah semudah kita membalikkan tangan”, dibutuhkan pengorbanan, kegigihan, disiplin, keuletan, cepat dan tanggap, akurat, dan tidak mudah pantang menyerah. Karena tidak mungkin tidak, bagi seorang pemula, tingkat kejenuhan apabila dia telah gagal pada tahap pertama pastilah sering terjadi, dan akibatnya dia tidak ingin melanjutkan lagi usaha yang telah baru ia jalankan. Ini merupakan salah satu gambaran bahwa manusia sangatlah rentan pada suatu kegagalan, yang seharusnya adalah bagaimana kita belajar dari suatu kegagalan tersebut, serta jadikanlah kegagalan tersebut sebagai pelajaran bagi kita dan menganggap kegagalan adalah sebuah awal dari kesuksesan.

                         Apabila seseorang sudah merasa yakin akan usaha yang dijalaninya (tentunya dengan ketepatan menganalisis keuntungan yang diperoleh lebih besar dibanding kerugian yang akan dihadapi), maka lanjutkanlah usaha tersebut dan jangan putus ditengah jalan, coba kita analisis kembali apakah usaha yang kita jalankan itu gagal karena faktor produksi atau faktor marketing yang tentunya meliputi promosi. Promosi biasanya dilakukan oleh perusahan yang mengeluarkan produk baru, hal ini dilakukan dengan tujuan mengenalkan produk kepada publik dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan. Akan tetapi apabila perusahaan mengeluarkan produk yang sudah dikenal dan laku di masyarakat luas, promosi sudah tidak perlu dilakukan lagi, namun lebih ditekankan pada kemampuan perusahaan untuk memanfaatkan dana bagi para karyawannya. Untuk itu apabila ada kelebihan keuntungan seperti diatas sebaiknya digunakan untuk mensejahterakan para karyawan, salah satu contohnya adalah dengan memberikan bonus.

                        Memberikan bonus akan lebih efisien daripada memberikan kenaikkan gaji, hal ini ditujukan karena untuk mengantisipasi resiko penurunan pendapatan, pada saat perusahaan mengalami low profit akibat kejenuhan publik terhadap produk kita, yang dulunya unggul dan banyak digunakan oleh masyarakat umum menjadi beralih ke produk baru yang di keluarkan oleh perusahaan lain. Apabila kita adalah seorang manajer yang jeli melihat kemungkinan yang akan terjadi ini, pastilah kita akan menyimpan dana kita yang dihasilkan dari penjualan produk yang sudah pernah unggul di pasar, yang nantinya bisa dimanfaatkan lagi guna pembuatan produk baru yang lebih unggul dari produk sebelumnya, yang mampu bersaing dengan produk yang dikeluarkan perusahaan lain.

                        Kemudian mengenai perekrutan tenaga kerja, baru-baru ini ada banyak topik yang hangat diperbincangkan oleh masyarakat, mereka mendapat informasi dari media bahwa banyak dari warga Negara kita yang menjadi TKI disiksa, dianiaya, bahkan dilecehkan oleh Negara tempat dimana mereka dijadikan TKI, padahal banyak warga Negara kita yang mengadu nasib keluar negeri sebagai TKI, ini dikarenakan kurangnya lapangan pekerjaan yang ada di Negara kita. Hal ini mengundang pembicaraan dari WNA bahwa bangsa kita adalah bangsa yang kurang kreatif dan kurang berinovasi, sehingga banyak dari warga Negara kita mencari nafkah di luar negeri, dikarenakan banyaknya lapangan pekerjaan disana. Oleh karenanya marilah kita buktikan kepada bangsa lain bahwa bangsa kita juga bisa menjadi bangsa yang mandiri (tidak bergantung pada Negara lain). Kita sebagai generasi muda penerus bangsa harus mampu menempatkan diri kita pada posisi yang seharusnya, yaitu memperjuangkan tanah air kita dan mengharumkan nama bangsa. Salah satu yang bisa kita lakukan adalah berwirausaha. Perluas lapangan pekerjaan, bantu Negara kita untuk bisa mengurangi pengangguran, dan berjuanglah demi warga Negara kita yang menjadi TKI untuk bisa mengadu nasib di Negara sendiri, yang nantinya hal ini juga akan membantu penambahan devisa Negara. Dan semoga hal ini bisa menjadikan kehidupan yang lebih baik bagi bangsa kita. Berusaha, semangat, dan tidak pantang menyerah. Jangan takut pada kegagalan, karena kegagalan adalah hal yang biasa dalam berwirausaha, yang terpenting adalah lakukan dulu dan belajarlah dari kegagalan tersebut, serta memperbaiki apa yang menjadi kegagalan kita. Coba kita renungkan apabila tingkat pengangguran di Negara kita berkurang? Semuanya bisa bekerja dan bisa memperoleh hasil kerjanya masing-masing. Tentunya itu menjadi kepuasan kita karena bisa membantu orang lain dengan membuka lapangan pekerjaan untuk mereka.

                        Oleh karena itu marilah kita mencoba berwirausaha, dengan begitu kita akan dapat membuka lapangan pekerjaan untuk mereka yang membutuhkan. Apapun itu usaha anda yang penting “do something!!! Nikmati prosesnya dan biarkan mengalir apa adanya, cobalah syukuri setiap rupiah yang didapat walaupun itu tak sebanding dari kerja keras kita, karena wirausaha yang sukses butuh proses, proses beradaptasi terhadap keadaan yang diterimanya, sehingga mampu belajar untuk bagaimana berjuang memperbaiki keadaannya dari hari ke hari, dan akan terus menerus di lakukannya”. Semoga artikel ini bisa menjadi pelajaran bagi saya sendiri dan bisa bermanfaat bagi orang lain.

 

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: